mIRC Sekarang Tempat Kumpulan “esek-esek” Murahan dan Pengidap Homoseksual

mIRC LogoAku mengenal mIRC sejak kelas 1 SMA pas lagi getol-getolnya mengenal dunia internet termasuk pergaulan maya alias chating-chatingan. Saat itu tempat chating yang lagi populer adalah mIRC dan YM (Yahoo Messenger). Sehingga para netter yang lagi kecanduan chating sudah pasti pada ngumpul di dua tempat itu, termasuk aku hehe. Karena mIRC penggunaanya sangat mudah dan lebih praktis ketimbang YM seperti tidak perlu punya email sehingga “penghuni” mIRC jauh lebih banyak dari pada YM.

Aku pun lebih sering mamakai mIRC karena gak perlu login langsung bisa ngobrol, selain itu bisa pakai “nick name” alias nama samaran yang aneh-aneh. Nick name yang sering kupakai biasanya “co_keren”, ”cool_boys”, “co_jomblo”, “co_cari_cew_cakep”, “wong_ganteng” dan lain-lain pokoknya yang narcis-narcis hihi🙂. Bermodalkan nick name narcis itu aku bisa kenalan dengan banyak teman khususnya cewek-cewek seluruh Indonesia dari kota sampai pelosok desa alias cewek-cewek ndeso, bahkan cewek manca negara dari amerika dan negara-negara eropa pun kenal padahal pakai bahasa inggris dak-dakan plus belepotan. Gak cuman kenalan doang tapi sampai kupacarin segala.

Tapi seiring perkembangan jaman, mIRC yang fasilitasnya cuma “gitu-gitu” aja alias tidak ada perkembangan berarti jelas tergilas oleh kompetitor-kompetitornya yang jauh lebih keren, canggih dan dinamis. Seperti YM yang makin “hidup” dengan fasilitas chating yang makin lengkap dan gak bosenin, lalu chating via Facebook yang juga bikin user yang bahkan enggan memakai YM lagi, selain itu layanan mobile chat yang makin beragam seperti eBuddy yang paling populer. MIRC yang tetap memakai sistem chating konvensional lama-kelamaan makin tenggelam aja dan ditinggalkan fansnya termasuk aku yang dah beberapa tahun tidak menyentuh mIRC sama sekali.

Beberapa hari yang lalu saat mampir ke warnet aku mencoba masuk ke mIRC versi terbaru dan gak perlu beradaptasi lama karena memang tidak ada fasilitas baru yang sulit tapi tetap seperti yang lama simpel dan mudah digunakan. Tapi kini pengunjung mIRC tidak seramai dulu, dan kebanyakan atau bisa disebut banyak banget user yang sengaja masuk buat mempromosikan bisnis esek-eseknya seperti cewek-cewek bayaran yang banyak banget mamerin “harga” drinya buat muasin cowok-cowok hidung belang yang mampir chating disini. Kebanyakan PSK-PSK itu yang tarifnya murahan dibawah 100ribu atau lebih dikit gak sampai 200ribu, kebanyakan juga mereka cuma mau melayani oral sex alias cuma mau ngemut penis si pelanggan sampai muncrat (maaf kalau bahasaku terlalu fulgar). Selain para PSK, pengunjungnya juga banyak yang pengidap homoseksual. Banyak sekali para gay memakai nick cewek buat gaet cowok yang sama-sama gay atau para lesby yang “pede” memakai nick name lesby buat ngincer cewek-cewek sesama lesbong.

Mungkin para homoseksual ini memang kesulitan mencari teman karena statusnya yang malu-maluin di mata masyarakat ini sehingga mereka mencari tempat alternatif yang mudah digunakan, jadilah mereka pada ngumpul di mIRC. Karena aku pernah sekali-kali ingin “menyelidiki” para pesakitan sex ini dan yang kupilih tentu para lesby hehe…😉 ada yang kudekati dan bisa berteman dengan salah satu lesbyer anak Jogja. Orangnya manis dan kebetulan dia “memposisikan” sebagai laki-laki bagi para lesby (dalam pasangan lesby tetap ada posisi sebagai “laki-laki” dan “perempuan”). Sehingga dia pede bicara blak-blakan dengan “sesama” laki-laki.

Dia sebut saja bunga (nama samaran yang dah pasaran) bercerita kalau di kota-kota Indonesia termasuk masyarakat Jogja masih menganggap homosexual itu penyakit kelainan dan gak normal (sebenarnya aku juga nganggap demikian). Jadi sulit untuk membuka diri di masyarakat umum karena akan dianggap orang aneh dan bakal dijauhin sehingga para homoseksual ini pada mengurung diri dan malu keluar rumah. Makanya mereka kompak berinisiatif masuk dunia maya dan kok ya kompak juga mereka memilih mIRC karena dengan alasan mIRC gak ramai bahkan paling sepi dibanding YM jadi mereka gak malu-malu ngobrol.

Yah sebenarnya ironis sih mIRC yang didirikan sejak tahun 1995 oleh Khaled Mardam Bey ini kalau dulu dipakai oleh user-user gaul yang melek teknologi, kini hanya dihuni oleh user-user pesakitan masyarakat dan bisnis esek-esek murahan. Tapi ya bagaimana lagi yang namanya teknologi memang harus selalu terup-date agar selalu terdepan.

Kenangan-kenangan indahku dulu bersama mIRC sudah tinggal kenangan. Selamat tinggal mIRC aku tidak akan mendatangimu lagi…😦

3 thoughts on “mIRC Sekarang Tempat Kumpulan “esek-esek” Murahan dan Pengidap Homoseksual

  1. jarijaritangan 27 Februari 2011 pukul 23:54 Reply

    masak sich? wah ada yg aneh ttg mirc ne….

  2. bpk yuda 16 Maret 2015 pukul 13:38 Reply

    bocoran 16/03/2015 sgp/hkg hub : 085319654747 atau klik [link]

  3. kiki 4 April 2015 pukul 00:49 Reply

    zonazoni.com itu webnya buat chat, asli bisa video cam, ngapain di mirc

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: