The Curious Case of Benjamin Button

BenjaminButtonFilm yang dibintangi Brad Pitt dan Cate Blanchett ini mengisahkan petualangan seorang manusia yang dilahirkan dengan cacat bawaan yang sangat unik dan sangat mustahil akan ada penyakit itu menimpa seorang manusia. Cacat itu adalah terlahir sebagai orang tua lalu lambat laun penyakit itu seakan-akan memutar balikan waktu usia seorang manusia bernama Benjamin Button (Brad Pitt).

Kisah hidup seorang Benjamin Button ini bermula dari peresmian jam dinding di stasiun kereta pada tahun 1918 khususnya saat peresmian jam dinding raksasa yang sangat megah oleh seorang pembuat jam yang sangat terkenal meskipun dia tuna netra, yang bernama Tuan Geteau. Dia sengaja membuat jarum jam itu berputar melawan arah karena dia sangat sedih ketika anaknya tewas dalam perang lalu berharap putranya bersama prajurit-prajurit lainya yang telah tewas akan hidup kembali dengan damai. Bersamaan dengan peristiwa bersejarah inilah lahirlah manusia yang bernama Benjamin Button. Kelahiran anak ini mengakibatkan ibunya meninggal dan ayah kandungnya merasa malu dan jijik ketika melihat anak semata wayangnya mengalami cacat fisik mengerikan yaitu kulitnya sangat keriput seperti sudah sangat tua. Setelah merasa malu, ayah Benjamin Button ini membuangnya di depan panti jompo, lalu pengasuh panti merawatnya.

Meskipun masih 5 tahun, Benjamin Button lebih sesuai sebagai kakek-kakek dari pada balita hanya jiwanya yang masih anak-anak. Sejak lahir dokter menduga bayi ini tidak akan bertahan lebih lama karena cacat bawaanya itu. Tetapi takdir berkata lain, seiring bertambahnya umur, tubuh tuanya lama-lama bertambah besar layaknya anak-anak normal dan kulit keriput-keriputnya berubah menjadi lebih muda. Tapi perjalanan hidup seorang Benjamin Button sangat lah menarik untuk diikuti termasuk kisah asmaranya yang tidak kalah unik dengan kekasihnya Daisy yang diperankan oleh Cate Blanchett.

Film yang berdurasi sekitar hampir 3 jam ini mengandung banyak nilai-nilai filosifi kehidupan manusia dan banyak pesan moral yang disampaikan lewat film Box Office ini, sehingga film ini layak ditonton.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: